Model Baseline di Ninety Days
Model Baseline didasarkan pada nilai referensi yang merepresentasikan jumlah minimum yang sebaiknya dicapai atau dilampaui setiap hari. Tujuannya adalah menentukan jumlah minimum untuk aktivitas atau kebiasaan yang tetap dapat dicapai bahkan pada hari-hari yang sulit, sehingga konsistensi dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Model Baseline merupakan salah satu pendekatan untuk menjawab pertanyaan mengapa kebiasaan baru gagal. Beberapa kemungkinan penyebabnya telah saya jelaskan dalam artikel berikut:
Mengapa Begitu Banyak Kebiasaan Baru Gagal?
Tentu saja, Baseline juga dapat berubah seiring waktu dan disesuaikan dengan perkembangan pribadi. Namun, Baseline sebaiknya dipilih secara sadar dan tidak terlalu sering diubah. Idealnya, sebuah Baseline tetap konstan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Dengan demikian, Baseline dapat berfungsi sebagai nilai referensi yang andal dan jumlah yang benar-benar dicatat dapat dibandingkan secara lebih bermakna.
1. Konsistensi vs. Intensitas
Model Baseline terutama berfokus pada konsistensi daripada intensitas. Manfaat konsistensi dalam Model Baseline dapat diilustrasikan melalui contoh push-up setiap hari. Melakukan 200 push-up atau lebih setiap hari merupakan pencapaian yang mengesankan. Namun, jika kebiasaan ini hanya dilakukan secara tidak teratur dan, misalnya, dihentikan kembali setelah satu minggu, pencapaiannya memang tetap mengesankan, tetapi kebiasaan tersebut belum menjadi bagian permanen dari kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, jika Baseline ditetapkan sebanyak 10 push-up per hari, kebiasaan tersebut lebih mudah diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari, bahkan pada hari-hari ketika waktu atau motivasi lebih sedikit. Selain itu, tidak ada salahnya meningkatkan intensitas seiring waktu dan, dengan mempertimbangkan perkembangan kebugaran pribadi, mencapai jumlah yang jauh lebih tinggi – bahkan 200 push-up per hari.
✨ Insight
Saya tetap menetapkan Baseline sebesar 10 untuk kebiasaan “Push-up” saya, meskipun pada beberapa hari saya melakukan 60 push-up atau lebih. Dengan jumlah minimum harian sebanyak 60 push-up, saya pasti akan lebih sering memutus rangkaian saya – bahkan mungkin saya sudah sepenuhnya meninggalkan kebiasaan tersebut.

Konsistensi daripada intensitas: Baseline yang realistis membantu mempertahankan kebiasaan bahkan pada hari-hari dengan motivasi yang lebih rendah.
Mungkin hampir semua orang pernah menghabiskan hari Minggu dengan binge-watching atau melakukan aktivitas pasif lainnya di sofa. Bahkan dengan gaya hidup yang seimbang dan banyak berolahraga selama seminggu, saya setidaknya sering merasa lelah dan lesu setelah menjalani hari seperti itu. Sesekali, hari-hari seperti ini tetap penting bagi saya untuk bersantai dan benar-benar beristirahat sejenak. Meskipun demikian, tidak ada salahnya meluangkan beberapa menit untuk kebiasaan sendiri bahkan pada hari-hari seperti itu. Biasanya saya membutuhkan waktu kurang dari 30 detik untuk melakukan 10 push-up. Pada hari-hari yang baik, saya memang melakukan 60 push-up atau lebih, tetapi pada hari Minggu seperti itu saya mungkin tidak akan bersedia melakukannya sebanyak itu. Dengan jumlah minimum yang cukup tinggi, saya justru akan lebih cenderung melewatkan push-up sepenuhnya pada hari tersebut.
Dengan Model Baseline, saya tetap berada di jalur yang benar bahkan pada hari-hari ketika motivasi lebih rendah dan tidak membiarkan melewatkan push-up menjadi sebuah kebiasaan.
💡 Learning
Kebiasaan berbasis jumlah sebaiknya dapat diukur agar kemajuan pribadi dapat dipantau. Bahkan dengan Baseline yang rendah (jumlah minimum), tidak ada masalah untuk menjalankan kebiasaan secara intensif dan melampaui Baseline. Namun, untuk mengintegrasikan kebiasaan ke dalam kehidupan sehari-hari dalam jangka panjang, hal yang terpenting adalah menjalaninya secara teratur. Konsistensi lebih penting daripada intensitas maksimum.
2. Kebiasaan Berbasis Jumlah di Ninety Days
Sebagai bagian dari implementasi kebiasaan berbasis jumlah di aplikasi saya, Ninety Days, Model Baseline juga telah diintegrasikan. Agar kemajuan dari kebiasaan ini dapat terlihat, pencatatan jumlah terlebih dahulu harus diaktifkan pada layar tambah/edit. Pada dasarnya, terdapat perbedaan antara kebiasaan biner dan kebiasaan berbasis jumlah. Kebiasaan biner dapat memiliki status “selesai” atau “belum selesai”. Kebiasaan berbasis jumlah memperluas kedua status tersebut dengan memungkinkan pencatatan jumlah antara 0 dan 999.999. Untuk mengaktifkan pencatatan jumlah pada sebuah kebiasaan, cukup aktifkan opsi “Pencatatan Jumlah” (pada tangkapan layar: “Track Quantity”). Selanjutnya, masukkan Baseline > 0 dan pilih satuan yang sesuai.

Satuan yang tersedia saat ini dan contohnya
| Satuan | Contoh |
|---|---|
| Jumlah | Push-up, latihan, repetisi |
| Menit | Membaca, meditasi, olahraga |
| Halaman | Membaca |
| Meter | Berlari, berenang, bersepeda |
| Kilometer | Berlari, bersepeda, mendaki |
| Langkah | Aktivitas harian |
| Liter | Minum air |
Pencatatan jumlah harian dilakukan langsung melalui ringkasan kebiasaan atau tampilan detail. Dengan mengetuk tombol “Baseline”, jumlah minimum yang telah disimpan secara otomatis disarankan untuk dicatat.

Selain itu, ketika hari saat ini ditandai sebagai selesai, jumlah Baseline akan disimpan secara otomatis apabila belum ada jumlah yang dicatat untuk kebiasaan tersebut pada hari itu.

Dalam tampilan kalender konvensional, kebiasaan berbasis jumlah dapat dialihkan ke tampilan jumlah. Alih-alih hari kalender, tampilan tersebut menunjukkan jumlah yang dicatat pada hari-hari terkait. Model Baseline juga divisualisasikan. Garis merah putus-putus merepresentasikan Baseline, sedangkan garis hijau menunjukkan jumlah yang dicatat selama periode yang dipilih.

Dengan membandingkan jumlah yang dicatat dengan Baseline, kemajuan pribadi dapat terlihat dalam jangka waktu yang lebih panjang. Tujuannya bukan untuk melampaui Baseline setiap hari. Sebaliknya, Baseline berfungsi sebagai nilai referensi yang memungkinkan fluktuasi dan perkembangan jangka panjang terlihat. Misalnya, dapat terlihat apakah jumlah yang dicatat tetap stabil dalam jangka waktu yang lebih panjang, semakin sering berada di atas Baseline, atau apakah tingkat performa pribadi telah menetap secara konsisten di atas Baseline.
💡 Learning
Baseline tidak menentukan batas maksimum dari apa yang dapat dicapai. Baseline berfungsi sebagai titik acuan dan titik awal yang realistis untuk perkembangan jangka panjang serta integrasi kebiasaan ke dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga Anda sukses dengan Model Baseline serta dalam mengembangkan kebiasaan baru dengan Ninety Days.
Andreas Stein